Pemanfaatan Limbah Penelitian Mahasiswa UIN Raden Fatah dalam Mendukung Gerakan Kampus Hijau

Palembang, 17 Januari 2025Laboratorium Terpadu UIN Raden Fatah Palembang terus berinovasi dalam mendukung gerakan Kampus Hijau yang berkelanjutan. Mereka mengolah limbah hasil penelitian mahasiswa menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan.

Limbah tanah dan galon bekas yang dihasilkan dari eksperimen penelitian dikelola dengan cermat oleh tenaga laboran Biologi. Limbah tanah diubah menjadi kompos berkualitas, sementara galon bekas digunakan untuk menanam tanaman. Saat ini, kebun mini di Laboratorium Terpadu tumbuh subur. Tanaman seperti kangkung, cabe, selada, dan terong menyumbang pada penghijauan kampus dan peningkatan kualitas udara.

Gerakan Kampus Hijau bertujuan menciptakan lingkungan kampus yang lebih ramah lingkungan. Program ini melibatkan civitas akademika dalam pelestarian alam. Selain itu, program ini memberi ruang bagi mahasiswa dan pengajar untuk berinovasi dalam memecahkan masalah ekologis. Dengan begitu, kampus memberikan contoh tentang pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.

Salah satu laboran biologi yang terlibat mengatakan, “Kami sangat mendukung program Kampus Hijau. Memanfaatkan limbah membantu kami menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memberi contoh praktis kepada mahasiswa.”

Inovasi ini membuktikan bahwa limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna bisa disulap menjadi sesuatu yang bernilai. Hal ini mendukung Gerakan Kampus Hijau dan memberi teladan pada masyarakat tentang pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Perwakilan Laboratorium Terpadu UIN Raden Fatah Palembang Berperan Aktif dalam Inisiasi Kerjasama Riset dan Pendidikan dengan PT Pupuk Sriwidjaja

Tim Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Fatah Palembang, bersama perwakilan Laboratorium Terpadu, Bapak Chairul Ichsan, M.Sc., mengadakan kunjungan kerja ke PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) pada 16 Januari 2025. Tujuan kunjungan ini adalah untuk menginisiasi kerjasama riset dan pendidikan antara kedua institusi.

Pada pertemuan tersebut, tim FST yang dipimpin oleh Dekan, Dr. Muhammad Isnaini, M.Ag., didampingi Wakil Dekan dan Kepala Laboratorium Layanan FST, Ibu Gusmelia Testiana, M.Kom. Mereka berdiskusi dengan Vice President Inspeksi Teknik PT PUSRI, Bapak Hengki Irawan, serta timnya. Dalam kesempatan ini, Bapak Chairul Ichsan, M.Sc., menjelaskan potensi dan kapabilitas laboratorium dalam mendukung riset. Fokus utama riset meliputi monitoring korosi, analisis defek pada sistem kolom absorbsi, striper, dan piping, serta pengembangan sistem IoT terintegrasi.

Kerjasama ini juga mencakup bidang pendidikan. Rencananya, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Kimia, dan Biologi UIN Raden Fatah Palembang akan melaksanakan magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di PT PUSRI. Selain itu, kedua pihak sepakat untuk segera menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). MoU ini akan ditandatangani oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang dan Direktur Utama PT PUSRI. Hal ini bertujuan untuk memperkuat dan memastikan kelangsungan kerjasama.

Kehadiran perwakilan Laboratorium Terpadu dalam inisiasi ini menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung riset dan pendidikan berkualitas. Selain itu, ini juga memperluas jejaring kolaborasi dengan industri. Diharapkan, kerjasama ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia di kedua belah pihak.

UIN Raden Fatah Palembang Siap Terima 8.820 Mahasiswa Baru di PMB 2025

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar acara sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2025 pada Rabu (15/01/2025). Acara berlangsung di Auditorium Perpustakaan Kampus Jakabaring. Plt. Rektor, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menjelaskan bahwa terdapat tujuh jalur penerimaan mahasiswa baru. Jalur tersebut meliputi SNPMB (SNBP dan SNBT), PMB PTKIN (SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN), serta jalur Mandiri yang mencakup tes, prestasi, dan kemitraan. Secara keseluruhan, kuota yang disediakan mencapai 8.820 mahasiswa. Selain itu, berbagai peluang beasiswa unggulan juga ditawarkan.

Prof. Adil menekankan bahwa UIN Raden Fatah mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum. Selain itu, kampus ini memiliki keunggulan khusus pada kajian Islam Melayu. Pada 2023, UIN Raden Fatah telah meraih akreditasi unggul dari BAN-PT. Bahkan, hampir 80% program studinya telah terakreditasi A atau unggul.

Apresiasi terhadap pencapaian UIN Raden Fatah juga disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Dr. H. Syafitri Irwan. Menurutnya, kampus ini adalah pilihan utama bagi calon mahasiswa. Selain itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, H. Awaluddin, juga memberikan pujian. Ia menilai bahwa integrasi ilmu umum dan agama di UIN Raden Fatah menjadi kombinasi ideal untuk membentuk generasi Islami yang kompeten menghadapi tantangan global.

Ketua Panitia Sosialisasi, Prof. Dr. Saipul Annur, menyampaikan bahwa UIN Raden Fatah memiliki 47 program studi. Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah terakreditasi A atau unggul. Menurutnya, akreditasi ini menunjukkan komitmen UIN dalam menyediakan pendidikan berkualitas. Selain itu, ia menegaskan bahwa UIN Raden Fatah menargetkan menjadi kampus unggul di Asia Tenggara pada 2029.

Sebagai bagian dari sosialisasi, UIN Raden Fatah juga mengadakan bimbingan teknis bagi operator sekolah. Bimbingan ini dipandu oleh PUSTIPD dan BAAK. Tujuannya adalah memastikan informasi PMB dapat tersampaikan secara akurat kepada calon mahasiswa dan sekolah-sekolah di Sumatera Selatan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program studi dan fasilitas yang ditawarkan, kunjungi Laboratorium Terpadu UIN Raden Fatah dan Berita Terbaru UIN Raden Fatah.